PENDIDIKAN
PB Djarum sejak dini telah menanamkan visi kepada
seluruh atlitnya, agar mereka tidak mencetak keberhasilan di arena
pertandingan saja, tapi juga mencetak keberhasilan di bangku sekolah.
Membagi kegiatan antara latihan bulutangkis
dengan sekolah, memang bukan tugas yang mudah bagi para atlit
PB Djarum, terlebih lagi mereka-mereka ini yang kebanyakan masih duduk
di bangku sekolah seperti SD, SMP, dan SMA. Namun, untuk menyelaraskan
dua kegiatan tersebut, PB Djarum mengambil langkah bekerjasama
dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud). Sehingga, kegiatan
antara latihan bulutangkis dengan sekolah yang dijalani oleh
para atlit bisa berjalan baik, dan tidak mengganggu satu sama
lain.
Kerjasama yang dilakukan antara PB Djarum dengan
Depdikbud adalah dengan pemberian dispensasi waktu di sekolah
untuk para atlit. Atlit diberikan ijin untuk memulai waktu belajarnya
di sekolah tidak seperti siswa lain pada umumnya. Mereka juga
diberi kemudahan memperoleh ijin meninggalkan sekolah pada saat
mereka harus mengikuti kejuaraan.
Selama ini sekolah-sekolah yang sudah diajak
bekerjasama oleh PB Djarum guna mendukung kemampuan akademis para
atlitnya yang berasal dari segala jenjang pendidikan tersebut
adalah SD Barongan II, SLTP Taman Dewasa, dan SLTA Keluarga.